0

Home arrow Jenis Aromaterapi
Jenis Aromaterapi PDF Print E-mail

Kandungan Atau Senyawa

Ada beberapa bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai bahan dasar aromaterapi, diantaranya :

  • Essential oils : ini berasal dari sari utama minyak yang mengeluarkan wangi yang semerbak, adakalanya essential oils ini digambarkan sebagai sari yang tertanam pada bahan pelarut yang digunakan oleh banyak pewangi lain digunakan untuk bahan campuran.
  • Absolutes : ini sebagai dasar minyak wangi, yang berasal dari bunga atau serat tumbuhan seperti, serat tissues. Absolutes sendiri sering digunakan untuk bahan tambahan yang berasal dari butters, concretes, dan enfleurage.
  • Phytoncides : ini adalah bahan yang mudah menguap. Phytoncides inilah yang banyak digunakan uap aromaterpi untuk menenangkan diri.
  • Herbal distillates or hydrosols : ini adalah hasil dari sulingan yang menghasilkan bentuk cairan ( contoh: rosewater ). Herbal distillates banyak sekali terbuat dari bahan yang sangat berguna sekali untuk obat-obatan, khususnys untuk perawatan kulit. Herbal yang pada umunya digunakan sebagai obat adalah rose, lemon balm, dan chamomile.
  • Infusions : diambil dari extracts kandungan minyak yang diambil dari berbagai macam tanaman ( misalkan extracts dari tanaman bunga chamomile, bunga lavender, bunga mawar dan lain-lain ).
  •  Carrier oils : khas dari carrier oils ini adalah triacylglycerides yang digunakan sebagai minyak untuk digunakan pada kulit ( misalkan, minyak sweet almond).

Dalam aromaterapi ini terdapat ekstra sari minyak, yang terbuat dari bahan kimia yang terdiri dari air , karbon dan oksigen ini semua kandungan yang ada didalam aromaterapi. Kandungan lain yang ada di aromaterapi, diantaranya:

Monoterpenes: anti-viral, antiseptik, bactericidal, dan untuk iritasi pada kulit. Bisa menggunakan aromaterapi, contohnya: lemon, pine, frankincense.

Esters: fungicidal, sedating, dengan aroma yang sangat memuaskan diri. Contohnya: bergamot, clary sage, lavender.

Aldehydes: memberikan suasana yang tenang dan bisa juga untuk antiseptik. Contohnya: melissa, lemongrass, cirtronella.

Ketones:aromanya memberikan ketenangan jiwa, dan mengalir kedalam tubuh dan membunuh racun yang berada didalamnya. Contoh: fennel, hyssop, sage.

Alcohols:yang mempunyai kandungan bahan antiseptik, dapat menyegarkan pikiran. Contohnya: rosewood, geranium, rose.

Phenols:yang merangsang untuk membunuh pertumbuhan kuman, yang dapat merusak kulit menjadi iritasi. Contohnya: clove, thyme, oregano.

Oxides: expectorant and bactericidal. Contohnya: rosemary, tea tree.

 

Syndicate